Nilai itu Penting !!!

selesai sudah masa pengembaraanku di jenjang TPB, jenjang yang katanya merupakan tahap paling bahagia ini. Sudah banyak asam manis yang saya dapatkan di kampus yang katanya terbaik bangsa ini. Ya syukur Alhamdulillah saya ucapkan atas kelulusanku di TPB, 1 tahun yang luar biasa. 🙂

dari begitu banyak hal yang saya dapat, tentu yang paling sensitif untuk dibicarakan adalah mengenai nilai, yang di zaman kuliah lebih sering disebut indeks prestasi (IP), maupun kumulatifnya (IPK). Jujur, saya bukanlah mahasiswa superior yang akan berdiri di dalam megahnya  gedung Sabuga saat penerimaan mahasiswa Baru 2013 nanti, atau kerennya disebut ‘Dewa’.

SARIP (SARA + IP)

” eh, lu kalkulus dapet apa ? “,  ” anj** , DRE gw cuma dapet C “, ” cumlaude ga ? “. ya itu segelintir pertanyaan serta tanggapan yang saya dapat dan saya tanyakan dari dan kepada teman saya. memang menyenangkan membicarakan ini (nilai & ipk) jika kita sedang berada dalam posisi ‘Aman’. Aman disini tentu tiap orang berbeda standarnya, you know lah :). namun saya juga tahu tentang beberapa teman yang punya masalah di bidang akademik dan tentu saja, tak sanggup saya untuk ngobrol masalah sensitif ini, karena menyangkut tentang SARIP !!

IPK & KP

Di prodi yang saya pilih nantinya, yaitu Teknik Elektro, ada satu hal yang menurut saya menarik untuk saya bahas disini, di akhir tahun ketiga nanti, kita akan mendapatkan tugas untuk KP (Kuliah praktik atau Kerja Praktik?). salah satu perusahaan terkemuka yang memberikan training vacancy bagi mahasiswa ITB, Schlumberger mempunyai syarat yang tak tanggung-tanggung. Ya, agar bisa magang di perusahaan idaman para mahasiswa ini, minimal kita harus punya IPK 3.5 !! Bisa dibayangkan sendiri betapa ‘elite’ nya perusahaan satu ini.

Saya dapat hal yang menari dari blog senior saya yang pernah magang disana :

“Kenapa hanya yg ber IPK 3,5 yg bisa ikut tes? Seberapa penting IPK bagi Schlumberger?”

Ini jawaban salah satu pegawai schlumberger, yang kalo tidak salah manager HRDnya:

“Tugas utama mahasiswa itu belajar. Orang tua kalian tahunya kalian sedang belajar disini. Dan tahukan kalian apa indikator paling sederhana dari keseriusan kalian dalam belajar? Tahukah kalian indikator paling mudah dari bentuk tanggung jawab kalian menjalankan tugas utama kalian?

IPK.

Kami mencari orang-orang yang bertanggung jawab. Bagaimana bisa kami memilih mahasiswa yang dalam menjalankan tugas utamanya saja tidak bertanggung jawab?”

sumber : http://omalif.tumblr.com/post/45980946427

saya yakin, setelah membaca postingan diatas, banyak orang yang mulai berfikir ulang untuk bermain-main dan bilang nilai itu tidak penting. Ya, Memang, setiap orang punya peran dan kewajiban masing-masing, dan Belajar merupakan salah satu kewajiban sebagai seorang mahasiswa. Kalau tidak mau belajar, berarti mahasiswa itu melanggar apa yang sudah menjadi kewajibannya, toh menjadi Mahasiswa juga pilihan kan ?, so jalani kewajiban atas pilihan kita  🙂 (jadi ingat masa-masa SNMPTN)

Apa itu Nilai ?

Secara general, fakta yang terjadi adalah sebagai berikut, Mahasiswa yang bermasalah dengan akademiknya, berkata IPK itu tidak penting, namun sebaliknya, mahasiswa yang terancam Cumlaude pasti berkata IPK itu penting. Sangat kondisional sepertinya, seolah sebagai pembenaran atas kesalahan/kegagalan yang dialami kita. Disni saya tidak akan membahas lebih jauh mengenai IPK , yang akan saya bahas adalah Nilai.

Dari kecil, sering saya dengar pepatah, ‘Sekolah itu mencari ilmu, bukan Nilai’, lantas, apakah Nilai itu tidak penting ?? Kalau kita representasikan Nilai itu IPK, kita tahu bahwa hal ini kondisional, tergantung siapa yang berpendapat. Karena itu, saya akan coba kembali dari akarnya, definisi, ya Apa arti dari Nilai itu sendiri.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nilai mempunyai 6 definisi:
1. harga (dl arti taksiran harga)
2. harga uang (dibandingkan dng harga uang yg lain)
3. angka kepandaian; biji; ponten
4. banyak sedikitnya isi; kadar; mutu
5. sifat-sifat (hal-hal) yg penting atau berguna bagi kemanusiaan
6. sesuatu yg menyempurnakan manusia sesuai dng hakikatnya

Saya tebalkan nomor 3 dan nomor 5, karena dua inilah yang saya anggap mewakilkan arti dari nilai yang saya bahas. Jika dilihat dari nomor 3, nilai adalah suatu angka yang menunjukkan kepandaian seseorang, mungkin lebih mengarah ke IQ. dari apa yang saya dengar dan baca, IQ bukanlah faktor utama penentu kesuksesan manusia, karena ada faktor penting lain seperti EQ, dan SQ. jadi sepertinya Nilai di nomor 3, bukanlah hal yang benar-benar fundamental.

Saya lebih condong mengartikan Nilai seperti pada nomor 5. Ya nilai adalah sifat ! Pernah dengar kan pepatah seperti ini?   “Nilai itu tidak hanya dilihat dari hasil akhir, tetapi juga tentang bagaimana proses kita dalam mencapainya”. atau pernah dengar ini “Knowledge is Power, but Character is More” , slogan dari SMAN 3 Bandung ini kurang lebih mencerminkan hal demikian.

Nilai Itu Penting !

jadi tak dipungkiri lagi.. bahwa nilai itu penting, dan tak kalah pentingnya adalah tentang usaha kita untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan sebagai kewajiban kita..

tulisan ini terinspirasi dari blog kakak tingkat yang saya lupa nama penulis maupun link nya, jadi apabila ada kesamaan isi, mohon maaf.. ,  big appreciate from me 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Nilai itu Penting !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s