[Review] MBC-day 8

Dibalik ketololan dan hal kekanak-kanakan yang kalian lakukan. Cuma 1 hal positif yang bisa didapat, yaitu pembelajaran untuk menjadi lebih dewasa.

Day 8 MBC, berbeda dengan day-day biasa sebelum arak-arakan wisuda pada hari minggu lalu. MBC kali ini, tidak ada materi baru yang diberikan seniro dan senorita pada kami. MBC hari adalah forum, dimana dalam forum itu, dibahas realita angkatan kami dan segala masalah yang ada padanya. Forum berlangsung dari pukul 8 sampai 12, di Basement Labtek 8.

Seperti biasa, kami melakukan absensi dan cek spek. kali ini tidak ada masalah mengenai spek, namun kuorum masih belum bisa dipenuhi. Jumlah fisik kami adalah 192 orang, sedangkan kuorumnya 214.

Pembahasan pertama adalah tentang apa saja yang kami dapatkan dari proses persiapan wisuda hingga arak-arakan di hari- H nya. dari pendapat dan jawaban beberapa orang teman kami, kami mendapatkan banyak sekali hal, kekompakan, kerjasama, ketrampilan, profesionalisme, dan budaya apresiasi adalah contoh beberapa hal yang kami dapatkan. tak lupa juga rasa senang dan bangga ketika kami meraih juara 3 pada arak-arakan tersebut. 

Pembahasan kedua adalah evaluasi keberlangsungan wisuda (arak-arakan) secara umum. Disini diungkapkan beberapa masalah, dan diutarakan pula solusi-solusinya.

  1. Suara danlap kurang terdengar, sehingga saat bernyanyi terlihat kurang kompak. Solusi : pemain genderang harus mahir menyamakan ritme, dialah jantung dari arak-arakan.
  2. Barikade bingung, ketika lewat tunnel, dan ketika gundala-gundili mulai susah diatur dan mulai berhamburan keluar barisan. Solusi: tugas barikade adalah melindungi gundala-gundili, apapun yang terjadi, patuhi arahan awal dan jangan sampai barikade bubar.
  3. Pembagian kerja selama pembuatan properti kurang jelas. kerja terkesan serabutan. Solusi: PJ mempunyai anggota tetap untuk mengurus tiap propertinya.
  4. Belum ada persiapan dan sosialisasi ketika kondisi terburuk datang, dalam hal ini hujan deras. Solusi: sebenarnya korlap sudah menyiapkan plan jika turun hujan, berupa melewati jalur teduh, dan membawa payung, namun karena para gundala-gundili tetap mau lanjut arak-arakan ditengah hujan. jadi tetap lanjut, karena pada dasarnya ini adalah hari milik mereka, jadi kita mau tidak mau harus mengikutinya. Ya, It’s their day ! 🙂

Pembahasan ketiga di forum adalah tentang tugas-tugas pribadi yang belum maksimal kami kerjakan. tugas-tugasnya adalah : Laporan NIMtag dengan format IIIE, essay tentang isu keelektroteknikan, Reviewblog, dan buku angkatan. Sebenarnya, semua tugas yang diberikan pada kami, punya esensi yang sangat penting. Saya pribadi juga setuju dan senang dengan esensi yang kami dapatkan. Namun karena 1 hal, MALAS, semuanya tidak dapat kami kerjakan dengan maksimal. Hal inilah yang tidak diterima oleh Seniro dan Senorita. Karenanya, mereka memberi kesempatan terakhir untuk mengumpulkan tugas ini. kali ini, apabila masih ada yang tidak mengerjakan/mengumpulkan, nama orang itu akan dicoret dari MBC, yang artinya ia tidak bisa dilantik menjadi anggota biasa HME. adapun pengumpulannya hari Kamis (isu elektroteknik dan laporan IEEE), Sabtu (review blog materi day 3-7), dan Senin (buku angkatan lengkap dan esensinya, dengan semua spek disamakan). Selain itu, kami juga diminta untuk mendatangkan teman kita yang hari ini tidak berangkat dan masih ada di bandung untuk datang Besok harinya pukul 10.00 di basement labtek 8, untuk ditanyai tentang komitmen mereka mengikuti MBC.

Pembahasan keempat adalah tentang mengenal anggota HME, seniro, senorita, bandito dan maharani. Kami diminta untuk selalu menyapa mereka apabila bertemu, dan melakukan wawancara terhadap mereka. inti dari wawancara ini adalah sharing, ya berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama berada di HME dan mengikuti perkuliahan di elektroteknik.

Hal terakhir yang kami bahas adalah kesalahan terbesar kami selama proses persiapan wisuda yaitu adanya beberapa dari kami yang bermain seluncuran di rerumputan dekat basement labtek 8. Banyak kerugian yang kami dapat akibat melakukan hal ini, yaitu merusak citra HME di masa kampus ITB,  dan merusak sarana dan prasarana kampus. Karena hal kekanak-kanakan ini lah, kami menanggung ‘aib’. Semua dari kami salah, karena kami juga tidak mengingatkan satu sama lain. Namun ada satu hal yang kami peroleh dari masalah ini, yaitu pembelajaran untuk menjadi lebih dewasa.

Dibalik ketololan dan hal kekanak-kanakan yang kalian lakukan. Cuma 1 hal positif yang bisa didapat, yaitu pembelajaran untuk menjadi lebih dewasa.

Banyak sekali pelajaran yang saya dapat di MBC kali ini, semoga semangat dan niat baik kita tidak pudar hingga selesai MBC nanti ! (baktistr)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s